Skip to content

Belajar dari semut

8 March 2011

Alkisah, ada dua orang semut. Mereka bernama siku dan sige. Siku adalah seekor semut yang kecil bahkan kurus, sedangkan sige adalah seekor semut yang gedhe dan gemuk. Mereka tergabung dalam sebuah kelompok besar pencari nasi. Tugas mereka adalah membawa sebutir nasi untuk disimpang dalam gudang makan mereka bersama.
Sebutir nasi biasanya dibawa oleh dua ekor semut, bila ada butiran nasi yang kecil, barulah mereka membawanya sendiri-sendiri.
Suatu hari, mereka menemukan banyak sekali butiran nasi tersebar di lantai sebuah rumah yang besar. Sekelompok semut ini saling memperebutkan nasi yang kecil karena mereka bisa membawanya sendiri-sendiri tanpa mempedulikan teman yang lain. Semua mendapatkan butiran nasi yang kecil kecuali dua semut kecil ini. Yang tersisa adalah sebutir nasi yang besar, dan kewajiban dua semut ini adalah membawa sebutir nasi ini. Siku bertanya dalam hati, “apakah aku kuat untuk membawa sebutir nasi yang besar ini?” dia bimbang dan ragu karena tubuhnya yang kecil. Melihat hal ini, sige janya tersenyum, dan dengan tersenyum, dia mengajak siku untuk mengangkat sebutir nasi ini bersama-sama.
Akhirnya mereka mengangkat sebutir nasi itu, bahkan sampai memasukkan nasi itu ke dalam gudang. Sige berkata pada siku: “terima kasih ya, karena telah membantuku mengangkat sebutir nasi itu..” siku tidak menjawab. Ia bingung karena pada saat mengangkat sebutir nasi tadi, ia tidak berkeringat sama sekali. Ia tidak merasa capek untuk mengangkat nasi sebesar itu. Begitu juga sige, sige tidak terlihat capek saat mengangkat sebutir nasi tadi. Siku heran akan tetapi tidak berani mengatakan apa-apa pada sige.
Beberapa jam kemudian, ada laporan bahwa ada nasi tercecer lagi di lantai. Kali ini tidak begitu jauh dari gudang persediaan mereka, dan nasi yang tercecer kebanyakan dalam butiran-butiran kecil, sehingga siku dan sige mendapat bagian satu-satu dan tidak begitu besar. Pada saat mereka mengangkat butiran itu, siku bertemu dengan sige. Sige terlihat sangat lelah, seperti yang dialami oleh siku. Mereka berdua berkeringat banyak sekali, dan nasi yang sekecil itu terasa berat.
Setelah mereka menyelesaikan tugas mereka, siku mendatangi sige dan bertanya: “mengapa kamu terlihat lelah dan capek saat mengangkat sebutir nasi yang kecil itu? Bukankah badanmu gedhe dan kuat? Beda sekali dengan aku yang kecil dan kurus ini. Seharusnya, kamu tidak kelelahan seperti aku.”
Sige tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan siku secara langsung, sehingga siku kembali bertanya padanya: “coba bandingkan dengan apa yang kita lakukan sebelumnya. Kita mengangkat sebutir nasi yang lebih besar daripada yang barusan, dan tidak terlihat capek atau lelah. Berkeringatpun tidak.”
Sige hanya tersenyum dan dengan tawa kecil dia menjawab: “itu semua karena kita mengangkat nasi itu bersama-sama. Kalau tidak ada kamu, aku pasti kelelahan karena nasi yang besar itu. Tapi, karena ada kamu, siku.. aq terbantu.. beban seberat itu terasa ringan. Apalagi dengan senyummu yang membuatku tenang. Terima kasih ya..”

Apa yang bisa kita maknai dari cerita diatas?
Nasi melambangkan sebuah tugas, beban, bahkan kewajiban kita dalam melayani Tuhan. Semua harus dilakukan meskipun tugas itu sangat ringan. Akan tetapi, apakah kita melakukan tugas kita itu dengan kekuatan kita sendiri?
Segala beban atau tugas yang kita dapatkan, bisa kita lakukan bersama-sama, karena kita tidak hidup sendiri. Baik itu aku atau kamu atau kalian. Semua bisa diajak bekerja sama. Memang tugas terlihat kecil dimata kita, tapi kalau hal itu kita lakukan bersama, semua terasa ringan, bahkan tugas berat pun akan ringan bila kita lakukan bersama.

From → coretan

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: