Skip to content

Ringkasan Katekismus

24 October 2012

10 Pertanyaan dan Jawaban Katekis

******
3. Bagaimana mungkin mengenal Tuhan hanya dengan pemikiran?

Dimulai dari penciptaan, yaitu, dari dunia dan pribadi makhluk hidup, manusia, dengan hanya pemikiran, dapat mengetahui dengan pasti, Tuhan sebagai asal mula dan akhir dari alam semesta dan sebagai kebaikan, kebenaran dan keindahan tak terbatas yang Tertinggi.

23. Persatuan apakah yang terdapat diantara Perjanjian Lama dan Baru?

Injil adalah satu, sebagaimana Firman Tuhan adalah satu; rencana penyelamatan dari Tuhan adalah satu, inspirasi abadi dari kedua Perjanjian adalah satu. Perjanjian Lama adalah sebuah persiapan bagi Perjanjian Baru, dan Perjanjian Baru adalah penggenapan dari Perjanjian Lama: kedua-duanya saling menjelaskan satu sama lain.

32. Bagaimana seharusnya umat non-Kristen Katolik diperlakukan?

Terdapat banyak elemen dari kesucian dan kebenaran di dalam Gereja-gereja dan Komunitas gerejawi, yang telah menjauhkan diri mereka dari persatuan yang penuh dengan Gereja Katolik. Semua yang baik ini datang dari Kristus dan membawa kepada persatuan yang Katolik. Para anggota dari Gereja-gereja dan Komunitas ini digabungkan kepada Kristus dalam Pembaptisan: untuk alasan ini, kita mengakui mereka sebagai saudara-saudara.

171. Apakah arti dari penegasan: “Tidak ada Keselamatan diluar Gereja?”

Hal itu berarti bahwa segala keselamatan datang dari Kepala Kristus melalui Gereja, yaitu TubuhNya. Oleh karena itu, mereka yang tidak dapat diselamatkan, adalah mereka yang mengetahui Gereja yang didirikan oleh Kristus dan perlu bagi penyelamatan, tetapi tidak masuk ke dalamnya dan tidak tekun. Pada saat yang sama, syukur kepada Kristus dan kepada GerejaNya, mereka yang boleh mendapatkan keselamatan, adalah mereka yang tanpa kesalahan, tidak mengetahui Ajaran Kristus dan GerejaNya, namun mencari Tuhan dengan sungguh-sungguh dan, di bawah pengaruh rahmat, berusaha melakukan kehendaknya yang diketahui dengan cara pendiktean hati nurani mereka.

471. Mengapa setiap masyarakat harus melindungi setiap janin?

Hak yang tidak dapat dicabut untuk hidup dari setiap individu manusia, sejak saat kehamilannya, adalah sebuah elemen dasar dari masyarakat sipil dan dari undang-undangnya. Ketika negara tidak meletakkan kekuatannya pada pelayanan akan hak-hak semua orang, dan, khususnya, akan yang lemah, diantaranya adalah mereka yang masih dalam kehamilan dan belum terlahirkan, maka dasar-dasar dari hukum negara menjadi rusak.

475. Kapankah percobaan-percobaan ilmu pengetahuan, pengobatan atau psikologis dengan pribadi-pribadi atau kelompok-kelompok manusiawi sah secara moral?

Mereka sah secara moral apabila mereka memberikan pelayanan untuk kebaikan utuh dari pribadi dan masyarakat, tanpa tidak menyeimbangkan resiko bagi kehidupan dan integritas fisik dan psikis dari para individu, dengan diinformasikan dan dengan ijin mereka.

482. Apa yang diperlukan untuk perdamaian di dunia?

Dibutuhkan distribusi dan perlindungan yang adil akan kebutuhan masyarakat, komunikasi yang bebas antara makhluk hidup, penghargaan akan martabat dari pribadi-pribadi dan masyarakat, (dan) praktek yang penuh perhatian akan keadilan dan persaudaraan.

502. Apa sajakah yang menyinggung martabat dari pernikahan?

Perzinahan, perceraian, poligami, incest (berzinah dengan saudara sedarah), persatuan tanpa ikatan (hidup bersama, dengan selir atau gundik), melakukan hubungan intim (seksual) sebelum dan di luar pernikahan.

514. Akan pekerjaan jenis apakah setiap orang mempunyai sebuah hak?

Akses akan pekerjaan yang aman dan jujur harus terbuka bagi semuanya, bebas dari diskriminasi yang tidak adil, penghargaan akan inisiatif ekonomi bebas dan kompensasi yang adil.

533. Apakah harapan seorang manusia yang terbesar?

Harapan seorang manusia yang terbesar adalah melihat Tuhan. Ini adalah tangisan dari keseluruhan dirinya: “Saya ingin melihat Tuhan!” Manusia mencapai kebahagiaannya yang murni dan penuh di dalan visi dan kerahmatan dari Yang Esa yang menciptakannya dengan cinta dan menariknya kepada DiriNya sendiri dengan cintaNya yang tak terhingga.

(Sumber: Compendium of Cathecism of the Catholic Church, Vatikan Publishing House & Dokumentasi Zenit)

From → katekese

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: