Skip to content

Sekilas perjalanan Kitab Suci Katolik

9 November 2014

Need Direction  Jesus is the way  John 14:6+/- 1200 SM
Torah Moshe (Taurat Musa) 5 Kitab. Hingga saat ini tidak ada bukti otentik bahwa Musalah penulis Torah ini.

s/d +/- 400 BC
Perjanjian Lama, Dead Sea Scroll Nebiim, Pesahim, Tehillim ditulis dalam gulungan perkamen kulit hewan, disimpan dalam guci, dan disembunyikan dalam gua untuk menghindari perusakan oleh pasukan Romawi.

+/-280 BC
Proyek penyalinan PL dari bahasa Aramaic ke bahasa Yunani oleh 72 atau 70 orang ahli kitab atas perintah Ptolemaios II Philadelphos

[286-246SM], diselesaikan +/- 225 SM – 125 SM.
Salinan ini disebut Septuagint (Septuaginta) = 70 (LXX) yang juga disebut Canon Alexandria.

+/- 4 SM s/d 30 AD
Kehidupan Yesus Kristus dan 12 murid Yesus mendirikan gerejaNYA [+/- 28 – 29 AD]

50 AD s/d 100 AD
Perjanjian Baru [ 4 Injil dan Surat-surat para rasul ] ditulis dalam bahasa Yunani-Koine, bahasa yang umum dipakai orang Yahudi selain bahasa Aram.

+/- 100 AD
Para Rabbi Yahudi membuat konsili Yahudi di Yamnia dan menyusun Canon Kitab suci Yahudi, yang mengurangi isinya menjadi 39 kitab (menolak 7 kitab, yang kini dikenal sebagai Deuterokanonika).

Karena para imam Yahudi mencetuskan syarat sendiri :

  1. Harus ditulis dalam bahasa Ibrani
  2. Harus ditulis di Palestina
  3. Sesuai dengan Taurat
  4. Lebih tua dari jaman Ezra

Susunan ini juga dikenal sebagai Canon Palestina

100 AD s/d 300 AD
Era Para Bapa Gereja, Gereja Katolik tetap menggunakan Canon Alexandria dan tidak mengakui hasil para imam Yahudi.

325 AD
Konsili Nicaea : Symbolum Apostolorum Nicaene = Credo Nicea

+/- 380 AD
Penerjemahan Alkitab ke bahasa Latin (Vulgata) yang dilakukan oleh St. Jerome [Hieronimus]

381 AD
Konsili Calcedon Gereja Coptic [Mesir] memisahkan diri menjadi Gereja Orthodox Coptic

382 AD
Paus Damasus menetapkan Dekrit Pengakuan 46 PL dan 27 PB

392 – 404 AD
Penerjemahan PL dari bahasa Ibrani di Bethlehem

393 AD
Konsili Hippo : Menetapkan pemakaian Canon Alexandria 46 kitab

397 AD
Konsili Carthago : Mengukuhkan pemakaian Canon Alexandria

405 AD
Paus St. Innocentius I [401-417 AD]  menutup Canonisasi Alkitab.

1054 AD
Gereja Byzantine memisahkan diri, dicetuskan oleh Michael Cerularius menjadi Gereja Orthodox Yunani

1517 AD
Martin Luther mencetuskan Protestantisme, keluar dari gereja Katolik dan menggunakan Canon Palestina Untuk menguatkan motto Sola Fide (Iman Saja), Luther bahkan berani  “menambahkan” kata ‘saja‘ dalam Roma 3:28. sehingga bunyinya menjadi : “Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman saja, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat”

1534 AD
Henry VIII menyatakan diri sebagai pimpinan gereja, dan tidak mengakui kepemimpinan paus di Roma Berdirinya Gereja Anglican

1537 s/d 1539 AD
Gereja Anglican mencetak Common Prayer dan Alkitab Protestan

1546 AD
Konsili Trente : Mengeluarkan dekrit pengesahan Vulgata sebagai satu-satunya versi Alkitab yang diakui sah dalam Gereja Katolik.

1611 AD
Alkitab Protestan King James Version untuk pertamakali dicetak

1842 AD
Dibuat terjemahan dalam bahasa Inggris yang resmi dan sah, yang dikenal sebagai versi Douay-Rheims.

1899 AD
Alkitab Katolik versi Douay-Rheims dicetak ulang

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: